Selasa, 23 Juni 2015

SUKA DUKA MAHASISWA MIGAS

Sebagai mahasiswa teknik perminyakan banyak suka-duka yang dialami, atau lebih tepatnya duka-duka mahasiswa teknik MIGAS. Ini ditulis dari sudut pandang ane sebagai seorang mahasiswa teknik MIGAS, jadi kalo jurusan lain, ane gak ngerti bagaimana nasibnya, tulisan ini bukan untuk pamer penderitaan. (Namanya juga Indonesia, penderitaan pun dipamerin)
Teknik Perminyakan, apa itu? Apakah ilmu yang membuat orang menjadi Kaya Raya? Tidak, sama sekali gak ada urusan dengan itu, kalo mau jadi gitu masuklah ke IPDN, Akademi yang ngalah-ngalahin Akmil dan Akpol, tapi ujung-ujungnya jadi Camat, emang ntar kalo jadi Camat pake acara guling-guling, push-up, tendang-tendang orang? Kagak ada! (Kenapa jadi ngurusin IPDN, fokus, fokus).
Teknik Perminyakan Ekplorasi Produksi adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana mencari minyak dan gas dialam dan memproduksinya hingga siap diolah. (Keren gak seh teknik Eksplorasi Produksi Migas itu )
Ngerti? Gak! Simpelnya ntar jadi pegawai pom bensin gitu!!
Jadi kalo ada yang mau kuliah ngambil jurusan teknik perminyakan, baca dulu tulisan ini, mudah-mudahan gak jadi masuk. (biar persaingan di dunia kerja aman, huehehe....)
Oke, jadi apa yang menyebabkan mahasiswa teknik Perminyakan Eksplorasi menderita? Ini dia:

1. Minim Cewek
Dasar cowok, mikirnya selalu cewek. Gak munafik seh, salah satu penyemangat untuk kuliah itu adalah adanya cewek-cewek yang sedap dipandang mata. Di Teknik Perminyakan Eksplorasi bukannya gak ada cewek, tapi rata-rata ceweknya itu bertato (gambar pompa angguk), jalan tegak ngangkang, dan kumisan (gak deh, becanda) Sebagian besar ceweknya tomboy, lebih macho dari cowok-cowoknya, ngangkat 1 tong minyak cuma satu tangan. Hati cowok mana yang tidak pilu melihat pemandangan itu?? (Ini lebay).
Kalian tau apa cita-cita terpendam mahasiswa teknik Eksplorasi Migas? Kuliah dijurusan Ekonomi, iya cita-cita kami sangat cetek!
Jadi kalo kalian melihat cowok jalan berpegangan tangan, itu belum tentu homo, jangan-jangan mereka mahasiswa teknik eksplorasi migas, maklumilah mereka.
Intinya, cewek di jurusan Eksplorasi itu lebih perkasa dari cowok di T.analisis Lab, dan gak semua, ada juga yang anggun, cantik, pake rok, tapi dadanya berbulu.
Korban Kuliah


2. Tugas
Sumpah, teknik eksplorasi migas itu kayaknya kuliahnya 24 jam, 6 jam di kampus, 20 jam dirumah (kalkulator lagi rusak). Tiap dosen yang masuk bakal ngasih soal yang hanya tiga baris, dan jawabannya bisa setebal novel Ayat-ayat Cinta. (iya, iya lebay).
Dan akibat sistem belajar yang menggila itu, sebagian mahasiswa gak tau apa itu ‘weekend’ otak mereka telah dicuci untuk hanya mengingat tugas. Jadi, ketika ada teman dari jurusan lain ngajakin ‘weekend-an’ mereka akan berteriak “WEEKEND? APA ITU? ITU HANYA ILUSI, DONGENG, WEEKEND ITU TIDAK NYATA!!!” hha lebayy
Tugas Numpuk



3. Dekil
Tangan keriput, urat-urat kepala menonjol, berkeringat, bau, kepala pitak, baju compang-camping. Bukan, itu bukan gelandangan, itu adalah gambaran mahasiswa Eksplorasi, setelah menjalankan rutinitas ‘workshop’. Jadi mahasiswa teknik Eksplorasi itu diwajibkan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan para pekerja Migas, sehingga mereka bisa tau bagaimana rasanya jadi pekerja tersebut dan tdak semena-mena memerintah ketika menjadi bos nantinya (Eksplorasi itu keren, tapi dekil, bau Bensin, kepala botak,kulit negro).
Dan gak jarang setelah selesai ‘workshop’ para mahasiswa turun kelampu merah terdekat untuk menjalankan profesi sampingan.
 


4. Muka Tua
Jika kalian masuk gedung jurusan Teknik perminyakan, jangan terkejut ketika menemui pria paruh baya, memakai baju kaos warna merah ukuran S, celana skinny jeans, sepatu biduan, rambut Botak. Itu bukan dosen gaul, itu mungkin mahasiswa Teknik Eksplorasi semester 5 (dihari sabtu), yang mengalami kekerasan pada otak dan berakibat wajah mendahului usia. Dan hikmahnya adalah ketika dikantin umum, akan dipersilahkan duduk oleh mahasiswa dari jurusan lain karena mikir dosen yang datang. (Ini juga lebay).
Gak heran, setelah wisuda, pulang ke kampung halaman, orang tuamu akan berkata “Bapak siapa ya?”
 


5. Perih
Bagaimana perasaan kalian, ketika main basket atau futsal yang memberi semangat dipinggir lapangan adalah sekumpulan pria paruh baya, brewokkan, lompat-lompat gak jelas sambil tepuk tangan dan teriak"semangattt semangatt"-Mabit style- Perih, perih dan perih. Mereka udah kayak om-om kekurangan kasih sayang.
Dan hikmahnya adalah ketika tim lawan membuat point, para “cheerleader” akan mengeluarkan kumisnya.
Efek 


6. Gak Oke.
Jaman sekarang hampir semua anak muda punya facebook, dan kalian tau apa yang dipamerkan di facebook? Yup, profile picture, setiap 2 detik para ababil akan upload poto mereka. Kalo dari jurusan Dokter Gigi, necis, pake seragam putih, pake penutup hidup (gak tau ane namanya), poto dengan pasien, keren. Kalo jurusan Ekonomi, pake kemeja lengan panjang licin, sepatu hitam mengkilap, rambut belah samping berminyak, keren. Lah, kalo jurusan Teknik perminyakan tepatnya anak Eksplorasi, paling banter pake sepatu bot, poto di depan mobil pertamina, atau sama pegawai SPBU atau didepan SPBU, itu udah paling maksimal, dan hasil poto kelihatan seperti satpam SPBU.



7. Susah Nyari Pacar
Yup, ini dia penderitaan diatas penderitaan, udah populasi cewek di kampus sipil minim, diluar jurusan yang lain juga susah, kenapa bisa? Karena rata-rata cowok Minyak itu gak romantis (ntar PDKT ngasih Bensin eceran), kurang rasa humor (kecuali ane tentunya :D), kaku kayak beton, dan dekil, dan muka tua, dan bau, dan pala pitak,dan kulit hitam (hitamnya full ga setengah2). Tragis memang! Ini kalo cowok, nah kalo cewek kebalikannya, romantis banget, ntar PDKT dia yang gendong-gendong cowoknya, dia yang boncengin cowoknya, dia yang belai-belai rambut cowoknya, serem! Dan biasanya mahasiswi teknik Perminyakan itu jadian dengan yang satu spesies dengan mereka (bukan lesbiola lho!), misalnya dengan jurusan teknik mesin, yang bisa mengerti dan memahami mereka, yang cowoknya jelas lebih macho, dengan tumpahan oli disekitar wajah. (mulai lagi lebaynya).
Ini bukan Homo :D

So, bagaimana dengan cowok? Jomblo sampai wisuda!! Kecuali yang gantengnya udah diatas rata-rata, dan dapet cewek dibawah rata-rata. Nasib!

Itu sebagian penderitaan-penderitaan sebagai mahasiswa Teknik Perminyakan, gak semua benar seh, tapi jika ada penambahan dari mahasiswa teknik Perminyakan atau jurusan yang lain bisa dishare, yang nanti bisa kita tertawakan bersama.
Walaupun banyak penderitaan, tetapi didalamnya, mahasiswa teknilk perminyakan itu kompak, lembut hati (nonton drama korea/india aja nangis), ganteng, keren, berjiwa pemimpin, kuat dan tahan lama (ini apaan seh?) beruntunglah yang mempunyai pacar anak teknik perminyakan. (Harus promosi dong).
 
#Salam Akamigas :D prok prok prok..
  
 Mario Ade Saputra-1403043